Kegiatan Lomba Mewarnai dalam memeriahkan HUT RI ke 80Th

Depok – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Kasih Bangsa bersama Karang Taruna Garda Depan sukses menyelenggarakan kegiatan Lomba Mewarnai bagi anak-anak usia 4–11 tahun di Kampung Sugutamu, RT 02 RW 028, Depok, pada 17 Agustus 2025. Acara ini menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat dalam mengembangkan kreativitas generasi muda sekaligus mempererat ikatan sosial di lingkungan sekitar.

Kegiatan lomba mewarnai ini disambut dengan antusias tinggi oleh masyarakat. Sejak pagi, puluhan anak dengan penuh semangat hadir membawa peralatan mewarnai mereka. Suasana gembira tampak jelas ketika anak-anak menyalurkan imajinasi melalui permainan warna yang beragam, menghadirkan karya-karya yang penuh makna dan mencerminkan keceriaan masa kanak-kanak. Tak hanya itu, kehadiran para orang tua dan warga sekitar menambah hangatnya suasana, sekaligus menjadi bukti bahwa kegiatan ini memiliki dampak positif bagi kebersamaan antarwarga.

Perwakilan STIE Kasih Bangsa menyampaikan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana edukasi yang bertujuan untuk melatih konsentrasi, menumbuhkan keberanian dalam berekspresi, serta mengasah keterampilan seni sejak dini. Lebih jauh, kegiatan ini juga diharapkan dapat menanamkan nilai kebersamaan, sportivitas, serta semangat berkolaborasi di tengah perkembangan era digital yang kian pesat.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Garda Depan menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemuda dan institusi pendidikan dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana kepedulian sosial dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan, menghasilkan dampak yang tidak hanya dirasakan anak-anak, tetapi juga seluruh warga Kampung Sugutamu.

Dengan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif semua pihak, lomba mewarnai ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian kegiatan serupa yang dapat terus memberikan kontribusi positif bagi tumbuh kembang anak-anak serta memperkuat hubungan harmonis antara dunia akademik dan masyarakat.